Pengembangan Karir – Berburu Kerja Lewat Headhunter

Share Social

pengembangan karir berburu kerja lewat headhunter

Pengasuh yang terhormat, saat sekarang ini saya masih bekerja di sebuah perusahaan kontraktor  sebagai Sekretaris. Saya telah bekerja disini selama 3 tahun. Sebenarnya saya menyukai pekerjaan ini, selain itu juga lingkungan kerja membuat saya kerasan bekerja. Hanya saja, saya ingin bekerja dimana saya mendapatkan tantangan pekerjaan lebih besar karena saya merasa punya kemampuan yang cukup untuk itu. Cuma karena skop pekerjaan yang ada hanya sampai segitu, saya merasa masih bisa berkembang lagi tetapi kesempatan yang ada terbatas.

Saya pernah mendengar dari teman tentang lembaga Head Hunter yang bisa membantu orang seperti saya yang ingin pindah kerja. Dengan menjadi anggota mereka, saya berkesempatan untuk “dicarikan” pekerjaan lain yang saya inginkan. Dimana saya bisa mendapatkan informasi tentang hal ini, syarat-syarat apa saja yang harus saya penuhi dan berapa biayanya? Apakah kerahasiaan saya juga terjamin dengan menjadi anggota mereka, karena sebelum saya mendapatkan pekerjaan lain yang lebih sesuai, saya tidak ingin diketahui oleh pihak perusahaan saya bekerja sekarang?. Terima kasih atas perhatian dan jawabannya.                                                                                       Saras, Gresik

Jawaban:

Beberapa tahun ini perkembangan bisnis di berbagai bidang membutuhkan staf dengan tuntutan kualitas cukup tinggi. Kondisi demikian membuat perusahaan kesulitan untuk untuk mendapatkannya. Beberapa tenaga dengan ketrampilan dan kemampuan khusus dan posisi tinggi ternyata tidak mudah didapatkan di pasaran. Kebanyakan mereka masih bekerja di perusahaan lain. Kalaupun kita tahu ada beberapa staf yang kompeten sedang bekerja di satu perusahaan, sulit juga untuk bisa menawarkan satu posisi yang sangat dibutuhkan dalam satu perusahaan kepada mereka. Mau menghubungi langsung tidak kenal dengan mereka, selain itu juga tidak etis jika ketahuan oleh manajemen perusahaan mereka. Kondisi demikian mendorong berkembangnya lembaga Head Hunter ini.

Perusahaan mulai berpikir tentang cara perekrutan yang lebih efisien, karena cara konvensional pemasangan iklan terkadang kurang berhasil dan dirasa kurang sesuai. Melalui Head Hunter, manajemen dibantu melakukan proses seleksi yang lebih efektif, dengan mendapat rekomendasi calon-calon karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Biasanya lembaga ini mempunyai data bank calon-calon karyawan potensial. Meminjam istilah Anda ”menjadi anggota”, calon karyawan yang ingin pindah kerja biasanya mengirimkan aplikasi/surat lamaran kepada Head Hunter dan kemudian data orang-orang tersebut digali lebih dalam dan disimpan dalam data bank mereka.

Setahu saya, jika Head Hunter biasanya lembaga tersebut secara aktif “memburu” calon karyawan-calon karyawan potensial dengan cara menghubungi mereka dan melobi langsung untuk menawarkan satu posisi yang menarik. Sementara ada juga yang mengundang calon potensial dengan iklan dan sifatnya lebih banyak menunggu mereka yang mau memasukkan datanya ke lembaga tersebut. Yang demikian ini biasanya disebut Executive Recruitment Service. Mereka tidak melakukan seperti Head Hunter karena ada beberapa alasan yang terkait dengan kode etik perusahaan.

Jadi ibaratnya Head Hunter atau Executive Recruitment Services adalah biro jodoh antara para kandidat dengan perusahaan yang membutuhkan staf atau eksekutif baru. Dalam data bank mereka, semua informasi tentang kandidat  diolah dan disimpan sesuai dengan kategori kualifikasi kemampuannya.  Bila ada perusahaan yang meminta staf atau manajer baru, data tersebut dianalisis dan dicoba untuk dicocokkan. Tentu saja proses “penjodohan” dilakukan dengan hati-hati dan bersifat rahasia, hanya untuk pihak-pihak yang bersangkutan. Lembaga semacam di atas yang baik akan selalu memperhatikan kode etik yang berlaku dalam bisnis ini. Jadi jika Anda mau menjadi anggota bank data mereka, pastikan Anda memilih  yang bisa dipercaya dari segi perlakukan terhadap para kliennya. Jika tidak hati-hati, data Anda bisa bocor ke pihak-pihak yang tidak berwenang.

Untuk menjadi anggotanya, Anda bisa mencari alamat mereka di buku telepon. Selanjutnya kirimkan Curicullum Vitae terbaru. Biasanya setelah itu Anda akan dihubungi mereka untuk dilakukan  wawancara atau serangkaian proses seleksi sebelum data Anda masuk ke dalam data bank mereka. Karena itu juga, data-data yang sifatnya sensitive dan penting hendaknya dapat dikomunikasikan dengan mereka, seperti gaji, fasilitas, serta kondisi kerja yang diinginkan. Ini penting karena mereka akan menjadi wakil Anda dalam menjajagi perusahaan mana yang sesuai dengan kualifikasi dan kondisi yang diinginkan.

Untuk itu Anda juga tidak perlu melebih-lebihkan kondisi yang ada dengan harapan akan mendapatkan tawaran yang menarik, salah-salah bisa jadi boomerang kalau Anda diberi posisi yang di luar jangkauan. Hal ini perlu dipertimbangkan benar, karena sekali Anda mengecewakan pihak Head Hunter atau perusahaan pengguna, biasanya data kita akan susah diedarkan dalam bursa pencarian staf yang handal.

Pada saat dipanggil itu, biasanya juga dijelaskan tentang aturan main yang ditetapkan oleh mereka. Beberapa hal yang harus disepakati biasanya adalah tentang tata cara penyerahan data Anda ke klien, pertemuan dengan klien mereka, peran Anda sebagai kandidat yang dicalonkan, dan hal-hal lain yang harus Anda informasikan kembali kepada lembaga tersebut setelah Anda wawancara dengan pihak perusahaan. Untuk itu semua, bagi para kandidat seperti Anda, biasanya tidak dikenakan biaya sepeser pun. Karena penggantian biaya akan ditanggung oleh pihak perusahaan yang akan merekrut Anda. Jadi hati-hatilah jika sejak awal Anda sudah diminta berbagai macam biaya, dengan berbagai alasan. Lembaga yang professional tidak akan melakukan hal tersebut. Ok, semoga cukup jelas bagi Anda dan selamat berburu kerja. (*)